Saturday, August 31, 2013

Leadership Tips : Digging Depth



Leadership Tips : Digging Depth (Menggali Kedalaman)

 

Bagi Anda yang berada di level kepemimpinan dengan kedalaman minimal dua level di bawah Anda seperti struktur di bawah ini :

 
                                                                                                                                                                   NB :Struktur di atas hanyalah contoh untuk memudahkan pembahasan.     













Pernahkan Anda mengalami terjadinya turn over yang tinggi di level kedua di kedalaman Anda ? Jika pernah, pertanyaan yang harus Anda renungkan adalah : “Apakah penyebab terjadinya turn over, dan bagaimana solusi terbaiknya ?” Pertanyaan tersebut harus Anda dapatkan, sehingga solusi terbaik bisa segera Anda terapkan.  
 
Secara umum, penyebab terjadinya turn over yang tinggi di dalam sebuah perusahaan dapat kita kategorikan ke dalam tiga kategori berikut ini :

1.    Sumber daya yang ada bukanlah orang yang tepat
2.    Sistem kerja di Perusahaan yang kurang baik
3.    Kepemimpinan dan pendekatan atasan yang kurang baik

Di dalam artikel kali ini, saya akan membahas penyebab ketiga, yaitu faktor kepemimpinan dan pendekatan atasan yang kurang baik. Seperti kita ketahui bersama bahwa Keberhasilan sebuah tim sangat ditentukan oleh level kepemimpinan sang pemimpin, yang tercermin dalam caranya memimpin, membimbing, dan memperlakukan anggota timnya. Di sebuah perusahaan yang tidak saya sebutkan namanya mengalami turn over yang sangat tinggi di Entry Level. Ternyata setelah dilakukan evaluasi, ditemukan bahwa penyebab turn over yang tinggi adalah karena perlakuan Supervisor tim tersebut yang kurang bijaksana. Contohnya adalah : sering menyalahkan, membentak dengan kata- kata kasar, dan terkesan tidak mau mendengar saran dari anggota timnya. Selain itu, Supervisor tersebut juga sering melakukan kecurangan di hadapan anggota timnya, dan mengancam mereka agar tidak melaporkan pelanggarannya. Tindakan yang kurang bijaksana tersebut tidak diketahui oleh atasan sang Supervisor (Area Sales Supervisor). Biasanya ketidaktahuan ini terjadi karena atasan Supervisor tersebut hanya meluangkan waktu untuk bertemu dan berbincang dengan Supervisor di bawahnya, namun tidak mau mendengarkan anggota tim dari Supervisor tersebut. Dan biasanya juga, setiap orang, termasuk Supervisor tersebut ketika sedang dievaluasi oleh atasannya, pasti hanya akan melaporkan hal- hal baik yang mereka lakukan. Hal ini untuk mengamankan posisinya.

Oleh karena itu, sangatlah bijaksana kalau setiap pemimpin mau meluangkan waktunya untuk melakukan “ Digging Depth”, yaitu menggali sampai dua level kedalaman. Namun demikian, dibutuhkan kebijaksanaan di dalam melakukannya. Karena jika tidak, akan menimbulkan kesan bahwa kita tidak percaya kepada manager/ supervisor di bawah kita, dan bisa menyebabkan tersinggung pihak lain.

Ada beberapa teknik  yang tepat untuk “Digging Depth”, tanpa menyebabkan tersinggung dan rusaknya kredibilitas manager/ supervisor di bawah kita, antara lain :

1. Sampaikan di awal pada saat kita mengangkat seorang  manager/ supervisor bahwa nantinya setiap periode tertentu kita akan melakukan evaluasi terhadap kinerja dan kepemimpinannya. Evaluasi tersebut dilakukan dengan cara pengisian kuesioner oleh bawahan manager/ supervisor tersebut, dan dilakukan interview terhadap mereka.

2.  Jelaskan kepada yang bersangkutan bahwa penilaian ini bersifat objektif dan bermaksud untuk kemajuan bersama serta pertanyaan yang diberikan kepada bawahannya telah dipersiapkan dengan penuh pertimbangan yang matang, sehingga tidak akan merendahkan kredibilitasnya sebagai pemimpin. Bila perlu tunjukkan kisi- kisi pertanyaan yang ada di dalam kuesioner dan interview, dengan demikian, tercipta rasa aman dan transparansi.

3.  Pada saat pengisian kuesioner, jelaskan kepada peserta bahwa kuesioner ini harus diisi dengan kejujuran, dengan maksud baik, dan tidak perlu menulis nama. Dengan demikian, pengisian kuesioner akan berlangsung dengan obyektif, dan tanpa rasa takut disalahkan oleh atasan.

4. Interview dilakukan secara empat mata, dan berikan pertanyaan- pertanyaan yang tidak mengandung unsur merendahkan atasan mereka.

Demikianlah beberapa tips di dalam melakukan “Digging Depth” dari saya , untuk mendapatkan tips- tips dan penjelasan lebih detail, dan mendalam mengenai materi tersebut, Anda dapat mengikuti In- House dan Public Training saya.

Salam Juara !

Anda boleh koq menyebarkan artikel ini kepada sebanyak mungkin orang, namun dengan tetap menyertakan informasi di bawah ini ya.

Penulis : 
Herry Santoso
-       Penulis buku “6K : Ilmu Rahasia Sang Pemenang”, Penerbit : Gramedia, 2014
-       Motivator and Trainer

Twitter       : @herrytrainer
FB             : herrymotivator
Instagram : @herrymotivator
Untuk mengundang Herry Santoso untuk memberikan Coaching, Training, dan Motivasi di Perusahaan Anda, silakan menghubungi Consultant kami :
Prosma Institute
Phone : 085100 465050 / 0811 959 3004
                 www.prosmainstitute.com 
           

No comments:

Post a Comment