Pekerjaan
Terlalu Banyak Dan Waktu Yang Sangat Sedikit ?
Ini
Solusinya :D
Hai sobat juara,
apa kabar ? Saya doakan Anda semua dalam keadaan sehat, bugar,bahagia, dan
diberkati Tuhan selalu. Senang sekali saya bisa bertemu dengan Anda sekalian di
dalam Motivation tips kali ini. Tentu Anda sering mendengar beberapa orang berkata seperti ini :
“Pekerjaan saya banyak sekali, sedangkan waktu yang ada kurang”
“Saya pusing, pekerjaan masih banyak yang menumpuk,
bos sudah memberikan pekerjaan tambahan lagi”
“Sudah bersusah payah mengerjakan banyak pekerjaan dalam waktu yang
singkat, bos masih komplain dengan hasil pekerjaan saya”
Nah, pernyataan
di atas sepertinya merupakan pernyataan yang penuh dengan keputusasa-an dan
banyak karyawan mengalami hal tersebut. Lalu bagaimana cara menanganinya ?
Apakah ada solusi yang cepat ? Apakah atasan saya yang tidak berperi
kemanusiaan? Siapakah yang harus dipersalahakan dengan kejadian tersebut ? Inilah
topik yang akan saya bahas di dalam Motivation tips kali ini, semoga bermanfaat
bagi sobat juara sekalian.
Sebelum masuk ke
pembahasan lebih lanjut, kita harus ingat bahwa di dalam menghadapi setiap
situasi kita harus selalu memilih respon yang tepat, alias : Always Right Response. Menyalahkan keadaan/
orang lain dan mengeluh bukanlah respon yang tepat, hal tersebut akan membuat Mood Anda selalu jelek, dan pastinya
akan menghambat kinerja dan karier Anda. Oleh karena itu, kita akan mengambil
solusi yang tepat untuk mengatasi kejadian di atas.
Salah satu cara
yang paling tepat adalah dengan menerapkan “Management
Prioritas”. Management Prioritas adalah suatu cara untuk mengidentifikasi
aktivitas- aktivitas kunci di dalam pekerjaan kita, dan memprioritaskan mereka
untuk kita kerjakan agar hasil kerja kita maksimal. Mengidentifikasi aktivitas
kerja merupakan hal yang sangat penting, karena tidak semua aktivitas kita
merupakan produktivitas.
Untuk lebih
jelasnya, berikut saya berikan contoh aktivitas seorang Branch Manager di
sebuah perusahaan :
a.
Meeting dan
brefing dengan staf
b.
Meeting dengan
atasan
c.
Meeting dengan
klient
d.
Membuat laporan mingguan
dan bulanan
e.
Membuat evaluasi
dan plan rencana kerja ( mingguan, bulanan)
f.
Menerima telepon
dari teman
g.
Bermain Facebook
h.
BBM dengan teman
i.
Bercanda dengan
teman kantor
Berdasarkan 9 aktivitas di atas, mari kita kategorikan aktivitas
mana yang merupakan produktivitas, dan mana yang bukan produktivitas. Aktivitas
a- e sudah jelas merupakan aktivitas yang menunjang produktivitas kerja. Sedangkan
aktivitas f- i boleh dibilang merupakan sebuah ganguan kerja, yang jika sering
dan terus menerus dilakukan oleh sang manager tersebut akan menyebabkan
prioritas dan produktivitas kerjanya terganggu.
Saya
sering mendengar beberapa orang mengeluhkan bahwa pekerjaan yang diberikan
kepadanya terlalu banyak; pekerjaan yang lama belum selesai, atasan sudah
memberikan tambahan pekerjaan lagi, dan lain sebagainya. Padahal jika kita
analisa lebih lanjut, seringkali bukan pekerjaan yang terlalu banyak, namun
karena karyawan yang bersangkutan tidak mau memanfaatkan waktu kerja dengan
baik. Terkadang sering melakukan aktivitas- aktivitas yang membuang waktu.
Coba
kita hitung berapa banyak waktu yang terbuang, misalnya rata- rata orang
mengobrol, dan melakukan aktivitas tidak produktif lainnya ( seperti BBM dengan
teman, Update status Facebook) selama 3 jam/ hari, maka dalam 1 minggu waktu
yang terbuang sebanyak 15 jam, dan selama 1 bulan, waktu terbuang sebanyak 60
jam. Saya yakin Anda setuju bahwa 60 jam bukanlah waktu yang sedikit, Anda
dapat memanfaatkan waktu 60 jam yang terbuang sia- sia tersebut untuk
menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Bagaimana menurut Anda ? Dengan demikian,
kita sepakat bahwa sebenarnya bukanlah pekerjaan kita terlalu banyak, atau waktu
yang diberikan terlalu sempit, namun hanya persoalan memanage waktu kerja
dengan efektif. Orang yang tidak efektif akan kehilangan waktu kerja minimal 60
jam / bulan, sedangkan orang yang efektif tidak.
Untuk menjadi pribadi yang efektif, gunakan
waktu sebaik mungkin, isi waktu kerja dengan bijak dan dengan aktivitas-
aktivitas yang produktif. Menerapkan prioritas dalam bekerja artinya adalah
hanya berfokus untuk melakukan aktivitas- aktivitas yang produktif dan
mengurangi/ menghilangkan aktivitas- aktivitas yang tidak ada kaitannya dengan
Job Description dan kemajuan karier Anda.
Demikianlah
beberapa tips di dalam menerapkan “Management
Prioritas” dari saya , untuk mendapatkan tips- tips dan penjelasan lebih detail,
dan mendalam mengenai materi tersebut, Anda dapat mengikuti In- House dan Public
Training saya.
Salam Juara !
Anda boleh koq menyebarkan
artikel ini kepada sebanyak mungkin orang, namun dengan tetap menyertakan informasi
di bawah ini ya.
Penulis :
Herry Santoso
- Penulis buku “6K :
Ilmu Rahasia Sang Pemenang”, Penerbit : Gramedia, 2014
- Motivator and Trainer
Twitter :
@herrytrainer
Untuk mengundang Herry Santoso untuk
memberikan Coaching, Training, dan Motivasi di Perusahaan Anda, silakan
menghubungi Consultant kami :
Prosma Institute
Phone : 085100 465050 / 0811 959 3004
E-mail : prosmainstitute@yahoo.com
Website : www.herrysantoso.com
No comments:
Post a Comment